Minggu, 23 Februari 2014
mungkin ini, gelisah
semua hal jadi tidak wajar, ketergantungan fisikpun mempengaruhi. bingung ingin berbuat apa dengan keadaan ini. diam? mungkin itu lebih baik dan akan menambah beban dihati. curhat sih butuh, tapi dengan siapa? sanak keluarga, takut tidak memperdulikan. sahabat, mungkin, tapi yang mana? gua juga butuh beberapa masukan.
berat sih enggak, cuma ada ketergantungan akan kepanikan.
Tuhan, saya harus bagaimana agar semua pemikiran ini bisa teratasi?
Selasa, 07 Mei 2013
Wisata Pantai Tanjung Kait (Tangerang)
Awal denger cerita, tempatnya menarik. Tapi......
Mending gua cerita dari awal dulu.
Gua dan temen "MPS A" niat mau survey cari tempat liburan di daerah ujung genteng. Tapi itu hanya plan awal. Nah, usut di usut, akhirnya gua dan teman itu memutuskan untuk mencari tempat yang dekat. Awal mula ide, didapatkan saat teman gua ini mengawas UN. Kata rekan pengawasnya, ada suatu objek wisata pantai yang asik yang mana itu nantinya bisa di bilang ancol ke-2. Katanya ya, bukan kata gua. Alhasil, dapetlah ke "ZONK" an yang didapatkan dari hasil survey itu.
Oke, gua cerita dari awal keberangkatan.
Gua bangun jam 05.30 gua panik. Iya gua panik. Panik karena belum nyabut casan hape dari semalem *kampret. Langsung aja gua cabut. Saat itu seketika gua berfikir untuk survey kunjungan ke suatu tempat yang akan temen kelas gua kunjung. Udah gua sebutin di awal. Gua bergegas mandi dan tak lupa bergosok gigi. Gua langsung caw.. gua langsung ke kosan "MPS A", itu maksudnya di samarkan. Oke lanjut.. pukul 07.00 gua jalan, lewat serpong --> BSD city --> mauk --> tangerang kota. Gak jauh dari sana, tempat tujuan hampir sampai. Kira-kira 15 km lagi. Iya, lagi. Agak seneng juga, ternyata yang dicari-cari sudah di temukan.
Niat ingin bertanya posisi wisata yang ingin dikunjungi dimana, dan alhasil gua menanyakan keorang yang salah. Gua nanya ke orang yang jaga lapak di awal. Untungnya, gua belum kesel. Setelah gua bayar, gua langsung jalan ke dalem. Belum masuk, udah di tagih lagi dengan harga yang sama. KAMPRET!.. untung belum memuncak kampretnya. Gua memutuskan untuk kesel nanti. Gua lanjut jalan. Sesampainya di TKP. Gua gak mau cerita. Udah, lupakan aja tempat wisata itu.
Sekian.
Dumek, 07 Mei 2013
Selasa, 02 April 2013
Selamat Ulang Tahun, Ummi :')
dia lahir dari kehidupan biasa tetapi mempunyai mental yang luar biasa. kerjapun tidak dikeluhinya walaupun itu membuat dirinya pusing. saya salut. salut akan kerja kerasnya. walaupun dia orang tipikal yang galak dan keras kepala, tapi, sayangnya tak akan sirna.
selamat hari lahir, Ummi :')
Sabtu, 23 Februari 2013
tips-tips berkendara yang benar
1. ngebutlah di tempat yang benar.
banyak pengendara yang salah tempat untuk kebut-kebutan. kadang, ada yang ngebut di gang, di jalanan tikus dan juga motor yang di tol. itu adalah perilaku yang terlalu kemanusiawian, profesional dan bijaksana. apa untungnya kebut-kebutan di tempat yang salah? yang ada, malah merugikan orang lain, malah bisa menewaskan yang anda tabrak. maka, dari itulah. kita harus merubah perilaku kebut-kebutan kita dengan perilaku pelan-pelanan saat berkendara.
2. jangan pernah mengikuti motor metik, itu salah.
ya, benar, kadang ada orang yang belagak naek motor atau mobil yang metik. padahal kendaraan yang dipakainya bukan kendaraan metik. dalam logika, memang bisa motor bergigi jalan saat kondisi netral? hanya orang gila yang bisa. sedangkan, yang motor kopling. apakah anda bisa, ngerem dengan menggunakan tangan? tentu saja tidak. dalam logika motor kopling, itu sama aja menarik kopling dan membuat motor yang anda kendarai itu tidak bisa bergerak kedepan. gimana mau move on kalau koplingnya ditahan? memang, motor metik itu gak selamanya benar.
3. harus punya sim.
fakta membuktikan. banyak pengendara yang tidak mempunyai sim atau yang biasa dikenal Surat Izin Mengemudi. bukan surat ingin menikah yah, kasian yang jomblo... lanjut ke topik. ya, banyak yang gak punya sim, dari mobil, motor dan sekawanannya yang wajib mempunyai surat-surat untuk mengendarai. tapi, tidak untuk getek. apakah getek membutuhkan sim? ya, jelas tidak. karena getek berkeliaran di tempat yang dibilang itu-itu saja. makanya, kalau ada orang yang naek getek, pasti dia gak bisa move on. karena di "situ-situ" saja. ada becak. kendaraan yang bisa kemana-mana tanpa menggunakan sim. kendaraan keren walaupun jarang ditemui. kendaran ini tipikal kendaraan yang mudah move on, karena peminat yang berbeda-beda walaupun dari tempat yang sama. maka dari itu, yang ingin mudah move on-nya, silakan menaiki becak, jangan getek. entar, malah seret move on-nya.
kok jadi ngomongin move on ya...
lanjut ke yang selanjutnya, yaitu.
4. tau tempat dimana berhenti dan dimana berjalan.
ada pengendara yang seenaknya berhenti dan berjalan di tempat yang salah. apalagi markir, kadang orang tidak tau mana tempat parkir yang benar, dan mana yang salah. kebanyakan, malah markir diseenak jidatnya. mau itu di rumah warga, maupun tempat tongkrongan kecoa. apa mereka tidak tau lalu lintas? apa jalanan itu milik nenek moyangnya? apa mereka nahan berak? apa meraka mau ganti popok? malah ngelawur... memang, dalam kondisi yang slaha kita bisa berkendara seenak pergerakan tangan kita. kadang di tempat yang salah, kadang di tempat yang bener tapi salah posisi markirnya.
5. hape? jangan dipakai!
banyak, malahj hampir banyak pengendara memainkan hapenya saat berkendara. baik saat menerima telefon, maupun sms dari operator. apa susahnya sih mainkan saat kita sampai di tempat tujuan? memangnya susah? sesusah apa sih move on dari dia? kembali ngawur... apa susahnya? ya, walaupun terkadang penting, kita harus menghormati pengendara yang lain juga. ya walaupun mau membuka hape, harus berhenti di tempat yang benar, jangan di tempat yang salah. jika salah, sudahlah. tapi, jika ada orang yang berkendara tapi bermain laptop, tendang saja bokongnya!
6. posisi berkendara.
gua aneh. kenapa ada aja yan orang yang berkendara motor tapi tangannya dibalik? maksudnya apa? dia mau bikin rekor gitu? malah, hal yang seperti itulah yang bisa membuat pengendara yang lain terganggu dan bisa membahayakan diri sendiri. maka dari itu, berposisilah yang benar dan tepat. agar sampai ditempat yang tepat.
7. jangan pernah boncengan.
memang enak ya, kalau naek motor boncengan? menurut gua, itu hal yang paling gak enak. apalagi di duain, bahkan bisa ditigain. disatuin aja gak enak, apalagi diduain atau ditigain. memang rela? di duain pacar aja gak rela...
ya, mungkin segitu aja tips-tips yang "mungkin" benar dari gua. kebenaran datangnya dari gua, dan kesalah dari yang membaca.
terimakasih!
ttd, Abdurrahman Haqqoni - 19 Tahun - Jomblo - Gak Mau NGENES
Senin, 12 November 2012
19 tahun yang lalu
19 tahun yang lalu, iya, yang lalu. Saya di lahirkan dari seorang ibu yang rela mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan saya. Saya tidak tau seperti apa perjuangannya, tetapi saya menghargai perjuangan itu.
Sampai akhirnya, di umur sekarang menuju dewasa, saya belum bisa membuat mereka (orang tua) bahagia. Ada sih kekecewaan dari saya. Semoga saja saya bisa membahagiakan mereka di sisa hidup saya.
Dan terimakasih buat keluarga dan teman-teman saya yang sudah mendoakan saya, semoga doa-doanya di dengar oleh yang Maha Kuasa.
Semoga sisa umur ini bisa bermanfaat untuk saya dan orang terdekat saya.
Selamat hari lahir untuk saya.
12 November 1993
Rabu, 07 November 2012
Menipu Lewat Mulut (MLM)
Sebenarnya nama ini bukan dari imajinasi diri gua, tetapi ini dari teman kampus, Huda namanya.
Awalnya, gua, huda dan maulana lagi asik berbicara tentang bisnis MLM. Pada tahu MLM kan? Ya, rata-rata pasti tahu apa itu bisnis MLM. Awalnya, kita membicarakan sepak bola, gak tau kenapa nyambung ke bisnis MLM. Padahal kami bertiga pernah di ajak bisnis ini, tetapi dengan jalur dan waktu yang berbeda. Gua dan huda menolak, tetapi yoga mengikuti usaha itu, tepatnya di ujung semester 2.
Jadi nyeritain orang.
Lanjut. Sebenarnya permulaan pembahasan materi Menipu Lewat Mulut ini atau biasa di kenal MLM, berawal dari kejadian salah satu dari kita, yaitu huda. awalnya dia di ajak makan sate. Karena di seorang "penjahat" makanan maka dia ikut juga. Gak taunya, di saat makan, ada seseorang berjas dan berpenampilan rapih, dan ternyata dia teman dari yg mengajak huda makan. Dan di saat-saat sedang menikmati makanan, huda di tawarkan sebuah bisnis, yaitu dengan cara menjual sebuah produk. Tetapi gua gak tau kelanjutannya dan kami menikmati sore hari dengan cerita dari huda.
Gak cuma huda saja. Gua pun yg menceritakan juga menjadi korban. 2 kali malah. Tetapi gua hanya satu yg mendatangi salah satu bisnis itu dan itupun di jebak. Bangke sangat hari itu. Niatnya di ajak bukber (buka bersama)malah di ajak ketempat yg gak di minatin. Dan kata-kata yg paling gua inget seperti ini "awalnya, saya tidak percaya dengan bisnis ini. Tetapi, pada akhirnya saya mencoba bisnis ini. Dan alhasil saya punya semua ini, seperti bla... Bla... Bla..." dan di akhir mereka bilang "ini bukan bisnis seperti MLM, tetapi mengajak orang sehat dengan cara menjual produk ini". Dalam hati, gua bekoar "itu sama aja begooo, kaya MLM jugaaaa"
Dan pada akhirnya selesai juga permasalahan di hari itu. Gak hanya itu, ternyata yg niatnya gua di traktir bukber malah gak jadi. Serasa di php-in waktu itu.
Sebenarnya, kepanjangan MLM itu bukan Menipu Lewat Mulut, itu hanya candaan. Aslinya, tanya aja yg udah pernah ikut MLM.
Sekian, dan terima kasih.
Rabu, 7 November 2012
21:23
Minggu, 16 September 2012
dia.. dia.. dan dia.
dia. siapa dia? gadis penyendiri yang selalu sendiri. bagiku dia tak sempurna. kesempurnaan jika dia milikku. kapankah hal itu terjadi? aku tak tau kapan.
dia, gadis yang sabar yang selalu bisa melewati hari-hari tanpa beban. tak pernah mengeluh dan meminta belas kasih. dia idaman.
dia tak tampak istimewa. biasa, lugu dan pemalu.
tak banyak yang ingin tau tentangnya. mungkin, cuma diriku yang ingin mengetahuinya.
kulihat, ada yang lebih dari dirinya. dia pintar. tapi, kenapa dia pendiam? aneh. aku ingin tau. ingin tau tentang dirinya. bagiku, dia unik.
aku tak sabar. tak sabar memilikinya. memiliki sepenuh hati.
tak lama, ku kenal dia. namanya nisa. lama ku lihat semakin besar pancaran senyum yang cahaya dari bibir manisnya. oh indah bagiku.
akhirnya, dia milikku. milikku sepenuh hati. dia pilihan hatiku. hati yang ingin di isi.
hari demi hari. rasa ini semakin bertambah. rasa tidak ingin meninggalkannya. aku ingin memilikinya. memiliki seutuhnya. kapankah itu? mungkin aku butuh waktu untung menunggu dan melamarnya.
tahun berganti tahun. tak terasa aku semakin dewasa. dewasa yang menginginkan pendamping hidup.
akhirnya, aku memutuskan untuk melamar nisa. tetapi, aku mendapat kabar. ternyata dia dijodohkan orang tuanya. aku tidak tau perasaanku saat itu seperti apa. rasanya seperti akhir hidup.
dan, kuputuskan untuk melupakannya. tak ingin mengharapkannya lagi dan tak ingin memilikinya.
tak lama, aku menemukan sosok seperti nisa. tetapi, dia bukan nisa.
siapa dia? aku tidak tidak tau.