Siang itu, tidak bisa
tergambarkan mata.
Semua yang ada, hanya kilau
semata.
Sengatan tajam, menyamarkan warna
badan.
Hitam menjadi putih, dan putih
mengkilap bersih.
Sesosok wanita berjalan di jalur
itu.
Wah, hijau itu indah.
Diriku menyadari detik itu.
Bahwa, kamu indah.
Kamu? Kami baru mengenal.
Dekatpun terbilang kebetulan.
Karena memang kita sejalur dalam
badan.
Kagum untuk waktu itu.
Wanita berjalan dengan gaun
hijaunya.
Ah, mungkin ini hanya akan
bertahan beberapa waktu.
Besokpun pesona akan berubah.
Kita lihat saja itu.
Apakah kita memenangkan rasa ini
secara bersama?
Jadikan ini sebuah kebetulan.
Agar tidak adanya penyesalan di
kedepan.
-
27/04/2014 ~
20.40 -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar